Jakarta - Seperti biasanya memasuki musim paceklik di awal tahun, harga beras kian menanjak naik. Diperkirakan harga beras (medium) naik hingga pertengahan Februari 2012, saat ini sudah menembus Rp 10.000 per kg.
Demikian disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan saat ditemui di Kantor Menko, Jalan Lapangan Banteng, Selasa (24/01/2012)
"Pokoknya bulan Januari memang begitu ya, tetapi mudah-mudahan bulan Februari pertengahan sudah ada tanda-tanda penurunan. Harga beras tergantung, kalau beras yang umum, bukan beras yang termurah puncaknya Rp 10.000/Kg. Kalau yang termurah ya itu yang raskin itu Rp 7000/Kg. Sekarang memang beberapa minggu ini harga beras yang umum ya sudah tembus Rp 10.000/Kg," katanya
Rusman mengatakan bahwa harga beras tersebut tidak akan menembus Rp 11.000 karena pertengahan Februari tahun ini sudah mulai ada panen. Bahkan setelah itu akan ada panen raya.
"Mudah-mudahan enggak sampai tembus Rp 11.000/Kg. Sampai Februari memang masih ada gerakan ya tapi saya kira pertengahan Februari sudah mulai panen. Nah itu bisa digunakan dulu untuk memenuhi kebutuhan pasar bukan untuk stock," katanya
Rusman juga menambahkan bahwa kenaikan harga beras ini merupakan siklus tahunan yang puncak penurunannya paling akan terasa di bulan Maret dan April. Pada periode itu produksi beras sudah sangat tinggi karena memasuki panen raya beras.
"Jadi siklusnya begitu, itu biasa, tahun-tahun sebelumnya juga begitu. Nanti puncak penurunannya terasa di bulan-bulan Maret sampai April begitu. Bahkan dia memberikan kontribusi deflasi pada perkembangan inflasi secara kesuluruhan, artinya kuat pengaruhnya sehingga menyebabkan deflasi," katanya.
Demikian disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan saat ditemui di Kantor Menko, Jalan Lapangan Banteng, Selasa (24/01/2012)
"Pokoknya bulan Januari memang begitu ya, tetapi mudah-mudahan bulan Februari pertengahan sudah ada tanda-tanda penurunan. Harga beras tergantung, kalau beras yang umum, bukan beras yang termurah puncaknya Rp 10.000/Kg. Kalau yang termurah ya itu yang raskin itu Rp 7000/Kg. Sekarang memang beberapa minggu ini harga beras yang umum ya sudah tembus Rp 10.000/Kg," katanya
Rusman mengatakan bahwa harga beras tersebut tidak akan menembus Rp 11.000 karena pertengahan Februari tahun ini sudah mulai ada panen. Bahkan setelah itu akan ada panen raya.
"Mudah-mudahan enggak sampai tembus Rp 11.000/Kg. Sampai Februari memang masih ada gerakan ya tapi saya kira pertengahan Februari sudah mulai panen. Nah itu bisa digunakan dulu untuk memenuhi kebutuhan pasar bukan untuk stock," katanya
Rusman juga menambahkan bahwa kenaikan harga beras ini merupakan siklus tahunan yang puncak penurunannya paling akan terasa di bulan Maret dan April. Pada periode itu produksi beras sudah sangat tinggi karena memasuki panen raya beras.
"Jadi siklusnya begitu, itu biasa, tahun-tahun sebelumnya juga begitu. Nanti puncak penurunannya terasa di bulan-bulan Maret sampai April begitu. Bahkan dia memberikan kontribusi deflasi pada perkembangan inflasi secara kesuluruhan, artinya kuat pengaruhnya sehingga menyebabkan deflasi," katanya.
No comments:
Post a Comment