Sempat memberi perlawanan,
Arsenal akhirnya harus
menyerah
atas
Manchester United. Diakui Arsene Wenger, hasil 1-2 yang
didapat The Gunners terjadi karena dia
membuat kesalahan.
Usai kalah 2-8 di Old Trafford pada
pertemuan pertama lalu, Arsenal memberi
perlawanan sengit saat gantian menjamu
MU di Emirates Stadium. Meski sempat
tertinggal, 'Gudang Peluru' berkali-kali
membuat fans The Red Devils menahan
napas dengan beberapa peluang matang
berhasil diciptakan.
Dalam posisi 1-1, Wenger menyebut dirinya
sempat yakin kalau Arsenal akan bisa
menang. Namun semua buyar lantaran
sebuah kesalahan taktik yang dilakukan dan
Arsenal kalah 1-2.
"Saat itu 1-1, sepertinya kami akan
memenangi pertandingan tapi pada akhirnya
sebuah kesalahan taktik membuat kami
kehilangan pertandingan ini. Saya tak ingin
membahas banyak soal itu sekarang, tapi
satu detik kehilangan konsentrasi itu akan
merugikan Anda," papar Wenger di
Skysports.
Wenger tak menyebut kesalahan apa yang
dia maksud. Namun perubahan terbesar
yang dia lakukan adalah saat memasukkan
Andrei Arshavin untuk mengganti Alex
Oxlade-Chamberlain pada menit 74. Saat itu
publik Emirates Stadium langsung menyoraki
keputusan yang dibuat Wenger.
Chamberlain tampil bagus sepanjang laga
tersebut dengan bermain lugas di sisi kiri
permainan. Di sisi lain, Arshavin justru
dianggap ikut bertanggung jawab atas
terciptanya gol kedua MU karena dia tak
mampu menutup penetrasi Antonio Valencia
yang membuat dia dengan leluasa
melakukan umpan satu-dua dengan Danny
Welbeck dan menjebol gawang Wojciech
Szczesny.
"Saya mengerti kalau fans kecewa dengan
situasinya, terutama saat semuanya tak
berjalan baik, tapi saya membuat keputusan
yang baik di awal pertandingan (memainkan
Oxlade-Chamberlain). Dia memulai
pertandingan dengan kondisi kelelahan,
pahanya tertarik dan sakit di tengah pekan,"
tegas Wenger di situs resmi The Gunners.
No comments:
Post a Comment