Surat resmi permintaan maaf sang jenderal sekaligus menutup kasus tersebut. Berikut adalah isi surat resmi permintaan maaf sang jenderal untuk Shinta Bachir:
"Saya meminta maaf telah mengirim SMS-SMS yang berisi ancaman yang membuat Shinta dan keluarga takut dan tidak akan mengulanginya lagi," tulis sang jenderal seperti ditirukan kuasa hukum Shinta, Achmad Rifai saat mengelar jumpa pers di kantornya di Mayapada Tower, Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (1/2/2012).
Rifai juga menegaskan saat ini kasus tersebut sudah resmi tidak diperpanjang oleh Shinta. Menurutnya, dengan permintaan maaf resmi itu, dirasa sudah cukup untuk menyelesaikan perkara tersebut.
"Jadi yang jelas kasus ini sebenarnya sudah selesai, orang yang mengancam Mbak Shinta udah minta maaf. Baik ke saya maupun ke Mbak Shinta. Secara lisan dan tertulis," terang Rifai.
No comments:
Post a Comment