INILAH.COM, California - Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa hanya ada sepertiga tweet di timeline yang bermutu. Benarkah?
Para peneliti dari Caregie Mellon, MIT dan Georgia Tech, berkolaborasi untuk meneliti seberapa bagus tweet yang ada di timeline Twitter, melalui sebuah situs bernama Who Gives a Tweet.
Di penelitian ini para pengguna dijanjikanfeedback dari tweet mereka jika sepakat untuk secara diam-diam mengukur bagus tidaknya tweet dari akun-akun yang mereka follow.
Selama lebih dari 19 hari di bulan Desember dan Januari, 1.443 pengunjung di situs tersebut telah mengukur 43.738 tweet dari 2.014 akun Twitter. Demikian seperti yang dikutip dari Mashable.
Hasilnya?
Para responden hanya menyukai 36% dari tweet yang mereka follow. Sementara angka tidak suka adalah sebesar 25% dan netral sebesar 39%.
"Tak semua tweet dapat diterima," ujar Michael Bernstein dari MIT yang mengerjakan proyek tersebut.
"Banyak dari konten-konten di timeline, tidak layak dibaca, dengan berbagai alasan," tambahnya Bernstein.
Tweet-tweet harian seperti curhat dan aktivitas harian yang paling tidak disukai. Sementara tweet-tweetberbagi informasi, memberi link tulisan dan bertanya kepada follower, merupakan favorit dari para follower.
No comments:
Post a Comment