Showing posts with label Astronomi. Show all posts
Showing posts with label Astronomi. Show all posts

01 April 2012

Lubang Hitam Bisa Melemparkan Planet



KOMPAS.com — Simulasi komputer menunjukkan bahwa gravitasi lubang hitam bisa melemparkan planet keluar dari orbitnya.
Planet yang terlempar lumrahnya akan bergerak dengan kecepatan 11-16 juta km per jam. Namun, bisa saja kecepatan mencapai 48 juta km per jam.
"Planet-planet itu akan menjadi benda tercepat yang bergerak di galaksi kita," kata Avi Loeb, peneliti di Harvard Smithsonian Center for Astrophysics di Massachusets, Amerika Serikat, seperti dikutip BBC, Jumat (23/3/2012).
Perlu diketahui, dengan kecepatan itu, planet bergerak 450 kali lebih cepat daripada kecepatan revolusi Bumi mengelilingi Matahari. Dengan kecepatan itu, manusia bisa pergi dari London ke New York hanya dalam waktu kurang dari 1/2 detik, atau bisa pergi ke Bulan dalam waktu hanya 30 detik.
Bagaimana planet bisa terlempar?

Peristiwa ini bisa dialami oleh planet yang ada dalam sistem bintang ganda atau tata surya yang memiliki dua bintang.
Jika tata surya tersebut ada di dekat lubang hitam, maka lubang hitam akan memakan salah satu bintang. Sementara itu, bintang lain akan terlempar jauh dengan kecepatan super-tinggi.
Planet-planet pengorbit bintang yang dimakan itulah yang bisa terlempar.
Menurut para astronom, terlemparnya planet ini pernah diobservasi tujuh tahun lalu. Astronom mendeteksi adanya benda angkasa yang bergerak keluar dari Bimasakti dengan kecepatan 2,4 juta km per jam.
»»  SELENGKAPNYA...

Dalam Gelap "Earth Hour", Mars Bersinar Merah



KOMPAS.com 
- Ada yang istimewa dari perayaan Earth Hour di Central Park, Jakarta, Sabtu (31/3/2012). Di tengah kegelapan ketika lampu mulai dimatikan pukul 20.30 WIB, Mars bersinar merah.
Sejumlah pengunjung, termasuk anak-anak, menyempatkan diri untuk mengamati Mars di stand Himpunan Astronom Amatir Jakarta (HAAJ) yang ada di Tribeca Park. "Pengen lihat ah, belum pernah lihat Mars," kata salah satu anak yang turut antusias mengamati langit.
Sementara, anak lain yang juga antusias mengamati bertanya-tanya, "Ada alien enggak ya?".
Mars terlihat di langit timur, dekat salah satu puncak Central Park dengan magnitud sekitar -2,6. Langit menjelang Earth Hour kebetulan mendukung pengamatan, tak ada awan yang menghalangi penampakan Mars.
Tak cuma Mars, 2 bintang juga terlihat dengan mata telanjang dan bisa diamati dengan jelas menggunakan teleskop. Dua bintang yang terlihat adalah Sirius dan Spica, masing-masing dengan magnitud -1,45 dan -0,5. Sirius adalah bintang paling terang yang bisa dilihat dari bumi. Sementara, Spica adalah bintang paling terang di rasi Virgo.
Sebenarnya, planet Saturnus juga bisa terlihat malam ini. Sayang, terang planet bercincin ini terhalangi oleh ketinggian gedung. Ahmad Zulfahmi dari Himpunan Astronom Amatir Jakarta mengatakan, "Earth Hour dengan mematikan lampu cukup membantu pengamatan."
Namun demikian, untuk melakukan pengamatan maksimal, masih diperlukan langkah lebih. "Kalau di kota seperti Jakarta, masih terganggu oleh efek polusi udara." Dengan kata lain, pengurangan polusi udara dan cahaya mesti dilakukan agar lebih banyak lagi fenomena langit yang bisa terlihat.
»»  SELENGKAPNYA...