Efrizal mengatakan kliennya tidak merasa tertekan. Hal tersebut karena selama berada dalam tahanan Afriyani tidak sempat membaca atau menonton pemberitaan tentang dirinya.
"Untungnya dia nggak lihat berita akhir-akhir ini. Dia nggak akan kuat kayanya kalau lihat berita sekarang ini," ujar Efrizal saat dihubungi, Kamis (26/1/2012).
Menurut Efrizal, sengaja dia menutup akses kliennya agar dia bisa menenangkan diri. Karena dalam tahan itu juga, Afriyani yang sebetulnya ingin minta maaf kepada korban tidak bisa melakukannya.
Kesehatan Afriyani dalam kondisi baik untuk menjalani pemeriksaan. Perempuan bertubuh tambun itu juga tidak merasa terzalimi atas reaksi publik yang menghujat dirinya. "Dia mengakui kok kesalahannya dan dia siap menanggung resikonya," ucapnya.
No comments:
Post a Comment