Showing posts with label Jakarta. Show all posts
Showing posts with label Jakarta. Show all posts

02 February 2012

Bang Yos Sedih Transjakarta Tak Berkembang


JAKARTA, KOMPAS.com - Kemacetan di Jakarta bertambah tahun menjadi bertambah parah. Langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menunjukkan hasil yang signifikan. Bahkan bus transjakarta yang ditargetkan menjadi moda transportasi massal yang representatif juga dinilai kurang berhasil.
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, mengungkapkan kesedihannya karena langkah penguraian kemacetan berupa bus transjakarta tidak berkembang lagi. Selama tiga tahun, dia telah mampu menyelesaikan tujuh koridor dan tiga koridor sisanya hanya tinggal melengkapi armada dan sopir.
"Tiga koridor itu yakni Koridor VIII hingga Koridor X itu tinggal nambah armada dan sopir aja. Sudah tinggal meneruskan yang belum saya selesaikan intinya," kata Bang Yos, sapaan akrab Sutiyoso, ketika berkunjung ke Kompas TV, Kamis (2/2/2012).
Namun sayangnya selama pemerintahan Fauzi Bowo, bus transjakarta hanya bertambah satu koridor pada tahun 2011 lalu, yaitu Koridor XI (Kampung Melayu-Pulo Gebang) dengan dilengkapi 44 bus gandeng. Kemudian pada tahun 2012 ini, rencananya Koridor XII (Pluit-Tanjung Priok) akan segera dioperasikan.
"Kalau begitu, hanya dua koridor saja selama lima tahun pemerintahan. Padahal mestinya 15 koridor bisa selesai kalau fokus," tutur Bang Yos.
Dia juga mengakui bahwa koridor-koridor bus transjakarta yang sudah ada sekarang seolah tidak mendapatkan perawatan maksimal sehingga masyarakat menjadi enggan untuk naik bus transjakarta dan kembali lagi ke kendaraan pribadi.
"Ya, memang harus ada maintenance. Apapun itu harus ada perawatan. Mau moda transportasi, mau jalan, mau jembatan, itu semua butuh perawatan. Tapi itu sepertinya tidak dilakukan," ungkapnya.
Dijumpai pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta M Akbar, menjelaskan, pihaknya terus berbenah agar pelayanan terhadap masyarakat semakin membaik. Rencananya pada tahun ini, pembaharuan bus transjakarta Koridor II (Pulo Gadung-Harmoni) dan Koridor III (Harmoni-Kali Deres) akan segera dilakukan melalui lelang.
"Untuk Koridor I yang memang sudah mulai banyak bermasalah akan segera diganti. Tahun ini rencananya ada 144 bus gandeng yang akan diluncurkan. Dapat untuk mengganti yang di Koridor I juga," kata Akbar.
»»  SELENGKAPNYA...

01 February 2012

Haji Lulung Siap Damaikan FBR & PP

INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Lulung Lunggana siap menjadi mediator perdamaian antara Forum Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP).

"Sebagai warga Jakarta yang lahir dan besar di Jakarta, saya menyayangkan sikap arogansi ormas yang bertikai. Untuk mencapai perdamaian, saya siap menjadi mediator dan penengah," kata Lulung Lunggana saat dihubungi, INILAH.COM, Rabu (1/2/2012).

Ketua DPW PPP DKI Jakarta ini menilai, bentrokan yang terjadi antara dua ormas di Jakarta itu, diakibatkan kurangnya pemahaman tentang organisasi dan lebih menonjolkan arogansinya.

"Jika mereka paham dan mengenal seutuhnya organisasi maka bentrokan tidak akan terjadi," ungkap pria yang dikenal sebagai tokoh Tanah Abang ini.

Maka tak heran, menurut Lulung, permasalahan yang sepele dapat berbentut panjang dengan pecahnya bentrokan anatara kedua ormas. "Bentrokan yang terjadi tak hanya merugikan ormas itu sendiri, tapi juga masyarakat," ungkapnya.

Dirinya berharap, ormas yang ada di Jakarta, sebaiknya berkontribusi dalam pembangunan Jakarta, ketimbang harus melakukan bentrok.
»»  SELENGKAPNYA...

"Ibu Kota" Facebook Tetap Jakarta



JAKARTA, KOMPAS.com - Amerika Serikat boleh tercatat sebagai negara dengan pengguna Facebook terbesar di dunia. Pengguna Facebook di India bolah saja melampaui Indonesia. Tapi, jumlah pengguna Facebook di Jakarta tetap tak terkalahkan. Pantaslah kiranya kalau Jakarta disebut sebagai Ibu Kota Facebook seperti dikatakan Peter Vesterbacka, Chief Marketing Officer Rovio, saat mengumumkan bahwa game Angry Birds di Facebook akan diluncurkan di Jakarta pas Hari Valentine, 14 Februari 2012 .

Pasalnya sesuai data statistik yang dilansir situs Socialbakers.com, pengguna Facebook di Jakarta saat ini merupakan terbesar di dunia yakni mencapai 17,48 juta. Angka tersebut jauh melampaui jumlah pengguna jejaring sosial yang dibuat Marc Zuckerberg tersebut di kota-kota besar lainnya di dunia. Kota dengan pengguna Facebook terbesar di AS yakni New York hanya mencatat 4,3 juta pengguna dan di urutan ke-14. Sementara Delhi, India hanya mencatat 1,57 juta pengguna Facebook dan di urutan ke-36.

Menyusul Jakarta (17,48 juta pengguna), kota dengan pengguan Facebook terbesar adalah Instanbul (9,6 juta), Mexico City (9,3 juta), London (7,64 juta), Bangkok (7,4 juta), Buenos Aires (6,6 juta), Ankara (6,55 juta), Kuala Lumpur (6,5 juta), Bogota (6,4 juta), dan Madrid (5,95 juta).

Socialbakers.com, seperti dikutip situs Financial Chronicle, Senin (30/1/2012), mengklaim perkiraan pengguna Facebook diolah dari Open Graph API Facebook. Situs tersebut menyajikan data statistik secara berkala pengguna layanan media sosial seperti facebook, Twittter, Google+, LinkedIn, dan YouTube.

Dari data terakhir, pengguna Facebook diperkirakan telah menembus 812 juta pengguna. AS tetap negara dengan pengguna Facebook terbesar dengan 152,6 juta pengguna. Pengguna Facebook di India mencapai 43,5 juta, menggeser Indonesia yang kini 43,06 juta pengguna.
»»  SELENGKAPNYA...

Berbekal Mantra Ngawur, Dukun Palsu Merampok


JAKARTA, KOMPAS.com - Mantra dan guna-guna rupanya masih lekat dalam kehidupan sebagian masyarakat kita. Itulah yang dimanfaatkan SA (35) dan DS (36), pelaku penipuan dan perampokan berkedok paranormal yang telah beroperasi di 12 lokasi dalam dua tahun terakhir.

Sasaran perampokan adalah para pembantu rumah tangga (PRT) di perumahan elite. Mereka mengamati perumahan dari dalam mobil, lalu saat melihat ada PRT yang keluar rumah, mereka menghampiri.

Berbaju koko dan kopiah serta membawa tasbih, SA dan DS lalu mengajak PRT itu mengobrol dan meyakinkan bahwa PRT itu bisa bekerja di rumah itu karena diguna-guna sang majikan. Dia lalu membacakan mantra pengusir guna-guna.

Setelah itu, dia meminta PRT untuk melihat barang-barang berharga apa saja yang ada di dalam rumah. ”Dikatakan kalau uang, perhiasan, dan barang berharga itu juga sudah diguna-guna. Mereka menyuruh PRT itu mengambil dan membawa semua benda itu kepada mereka,” kata Wakil Kepala Polres Metropolitan Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Widodo, Selasa (31/1/2012).

PRT itu pun diajak serta saat keduanya meninggalkan rumah yang habis dirampok, lalu diturunkan di tengah jalan.

SA dan DS telah melakukan modus itu sejak tahun 2010 di Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Depok, dan Cibubur. Mereka ditangkap di Cianjur, Jawa Barat, setelah menggasak uang dan perhiasan senilai Rp 300 juta di rumah milik Caroline (27) di Villa Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Pengakuan tersangka, mereka belajar sendiri modus itu. Mantra-mantra pun mereka ciptakan sendiri. Sekali dipraktikkan dan berhasil, akhirnya keduanya terus melakukannya. ”Mantranya, ya asal saja, yang penting terlihat meyakinkan,” ujar SA.

Uang hasil rampokan digunaka keduanya untuk bersenang-senang.

Widodo mengakui, modus penipuan dan perampokan semacam itu terhitung baru.

Dua dukun palsu itu dijerat dengan Pasal 362 dan atau Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Ditembak

Di Tangerang, satu dari lima pelaku pencurian kendaraan bermotor tewas ditembak tim dari Polsek Pondok Aren dan Polrestro Tangerang Kabupaten di sebuah rumah kontrakan di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (30/1) tengah malam. Herman alias Man (25), tewas ditembak karena berusaha melarikan diri dan melawan ketika petugas menggerebek rumah kontrakannya.

Tiga dari empat tersangka lainnya terluka setelah timah panas bersarang di kaki mereka saat melawan petugas dalam penggerebekan di sebuah rumah kontrakan di Balaraja, Kabupaten Tangerang. Ketiga pelaku yang luka tembak adalah Rusi (24), Ridwan (25), dan Julian (19). Sementara Mardiansyah (19), tidak melakukan perlawanan dan langsung menyerahkan diri ke polisi.

”Tembakan peringatan sudah dua kali ke udara, tetapi tersangka Herman tidak menggubrisnya. Terpaksa petugas melumpuhkannya dengan tembakan. Akan tetapi, saat menuju rumah sakit, tersangka mengembuskan napas terakhir,” kata Kepala Polrestro Tangerang Kabupaten Komisaris Besar Bambang Priyo.

Secara terpisah, Aparat Subdirektorat Reserse Mobil juga menangkap tujuh perampok yang biasa beraksi lintas provinsi. Dua di antaranya kena tembak kakinya. ”Mereka dari dua kelompok berbeda, yakni kelompok JT dan HRT,” kata Kepala Subdit Resmob Ajun Komisaris Besar Herry Heriyawan.

Menurut Herry, kelompok HRT ini yang merampok dan menembak Irzan Harza di Bekasi pada Juni tahun lalu. ”Korban, sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit akibat kejahatan kelompok HRT itu,” katanya.
»»  SELENGKAPNYA...

26 January 2012

Afriyani Mau Minta Maaf, Tapi...

INILAH.COM, Jakarta - Afriani Susanti, pengemudi mobil yang menewaskan 9 orang dalam kecelakaan di dekat Tugu Tani, Jakarta Pusat, sebetulnya ingin meminta maaf kepada keluarga korban.

Namun menurut Efrizal, pengacaranya, karena berada dalam tahanan, maka Afriani tidak bisa meminta maaf kepada keluarga korban yang tewas maupun luka-lukan.

"Sebenarnya dia mau minta maaf kepada keluarga korban, tapi mau gimana lagi," ucapnya saat dihubungi, Kamis (26/1/2012).

Efrizal juga mengatakan sengaja dia menutup akses kliennya, agar bisa menenangkan diri. Sementara saat ditanya kesehatan Afriani, dia mengatakan kliennya dalam kondisi baik untuk menjalani pemeriksaan. Perempuan itu juga tidak merasa terzalimi atas reaksi publik yang menghujat dirinya.

"Dia mengakui kok kesalahannya dan dia siap menanggung resikonya," ujarnya.
»»  SELENGKAPNYA...

Afriyani Santai Tidak Merasa Tertekan

INILAH.COM, Jakarta - Efrizal, pengacara dari Afriyani Susanti, mengatakan jika kondisi psikologi pengendara minibus yang menabrak dan menewaskan 9 orang di Jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat, dalam keadaan baik.

Efrizal mengatakan kliennya tidak merasa tertekan. Hal tersebut karena selama berada dalam tahanan Afriyani tidak sempat membaca atau menonton pemberitaan tentang dirinya.

"Untungnya dia nggak lihat berita akhir-akhir ini. Dia nggak akan kuat kayanya kalau lihat berita sekarang ini," ujar Efrizal saat dihubungi, Kamis (26/1/2012).

Menurut Efrizal, sengaja dia menutup akses kliennya agar dia bisa menenangkan diri. Karena dalam tahan itu juga, Afriyani yang sebetulnya ingin minta maaf kepada korban tidak bisa melakukannya.

Kesehatan Afriyani dalam kondisi baik untuk menjalani pemeriksaan. Perempuan bertubuh tambun itu juga tidak merasa terzalimi atas reaksi publik yang menghujat dirinya. "Dia mengakui kok kesalahannya dan dia siap menanggung resikonya," ucapnya.
»»  SELENGKAPNYA...

Pengacara: Afriyani Minta Maaf kepada Keluarga Korban


JAKARTA, KOMPAS.com - Afriyani Susanti (29), pengemudi mobil yang menabrak pejalan kaki di Gambir, Jakarta Pusat, menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh keluarga korban tewas dan terluka dalam peristiwa itu. Permohonan maaf Afriyani disampaikan melalui kuasa hukumnya, Efrizal.
"Dia minta maaf kepada seluruh keluarga korban. Sebenarnya dia ingin datang langsung ke keluarga korban, tapi tidak memungkinkan karena polisi belum mengizinkan. Makanya, melalui media, kami sampaikan permohonan maaf dia," kata Efrizal, Kamis (26/1/2012) saat dihubungi wartawan.
Ia mengatakan, aparat kepolisian tidak mengizinkan Afriyani bertemu dengan siapa pun saat ini, termasuk korban luka ataupun keluarga korban tewas. "Takutnya kan ada apa-apa juga karena sekarang dia dimusuhi banyak orang," katanya.
Kendati ada kekhawatiran itu, Efrizal mengatakan Afriyani siap bertemu dengan para keluarga korban meski dimusuhi. Ia menuturkan, Afriyani siap dengan segala risiko saat bertemu dengan keluarga korban dan pasti akan bertanggung jawab akan apa yang dilakukannya
Afriyani yang juga dijerat pasal penggunaan narkotika menjadi tersangka dalam kecelakaan itu. Mobil Daihatsu Xenia yang dikendarainya, Minggu (22/1/2012) siang, menabrak kerumunan pejalan kaki di Jalan MI Ridwan Rais, Jakarta Pusat. Mobilnya melaju kencang sehingga orang yang tertabrak terpental. Sembilan orang tewas akibat kejadian itu, sementara tiga lainnya luka-luka.
»»  SELENGKAPNYA...

Tudingan Korupsi Berjamaah Demokrat, Publik Menunggu Sikap Cikeas


INILAH.COM, Jakarta - Korupsi berjamaah Wisma Atlit yang membalut para politisi Demokrat kini sudah sedemikian rupa terungkap ke ruang publik. Bagaimana sebaiknya Presiden SBY bersikap?
Begitu jelas terungkap di persidangan segenap aliran dana dari skandal berjamaah yang bersifat struktural itu, yang melibatkan pengusaha, politisi dan birokrat (pejabat). Mata rantai korupsi ini berkelit-kelindan membentuk jalinan kotor yang membuat dunia politik kian tohor.
Aliran uang dari proyek Wisma Atlet ke Angelina Sondakh dan Wayan Koster, misalnya, kini semakin terkuak. Mantan anak buah M Nazaruddin di Permai Grup yakni Yulianis, membeberkan tentang aliran uang untuk dua anggota Komisi Olahraga DPR yang juga duduk di Badan Anggaran (Banggar) itu.
Yulianis saat bersaksi pada persidangan atas terdakwa M Nazaruddin di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (25/1), mengungkapkan, uang yang diserahkan ke Wayan Koster dan Angelina Sondakh itu atas dasar permintaan dari Mindo Rosalina Manulang. Menurut Yulianis, uang yang digelontorkan untuk Angelina dan Wayan itu totalnya Rp5 miliar.
Mantan Wakil Direktur Keuangan di Permai Grup itu menyebut uang Rp5 miliar untuk Angelina dan Wayan terdiri dari Rp2 miliar dan Rp3 miliar. "Angelina Sondakh strip Wayan Koster. Ada pembukuan. Ada di laporan pembukuan. Ada saya laporkan ke Pak Nazar," kata Yulianis.
Lebih lanjut Yulianis mengatakan, sopirnya yang bernama Luthfie mengantar uang untuk Angelina. Uang untuk Angelina yang juga Wakil Sekjen Partai Demokrat itu diserahkan melalui stafnya yang bernama Jefrie.
"Saya pernah ditelepon Jefri. Menurut Bu Rosa, itu (Jefrie,red) stafnya Bu Angelina Sondakh. Untuk penerimaan uang yang dikirim Lutfi, dua miliar dan tiga miliar. Saya cuma bilang, ada permintaan dari Bu Rosa (soal uang untuk Angelina,red), saya ajukan ke Bu Neneng (istri Nazaruddin) dan uang itu bisa keluar," kata Yulianis.
Uang untuk Wayan Koster juga diantar Lutfie. Hal itu berdasarkan pengakuan Lutfie kepada Yulianis. "Saya sudah antar ke ruangan Pak Wayan Koster, tadi berpapasan dengan Angelina dan Wayan," kata Yulianis menirukan ucapan sopirnya itu.
Wayan Koster penah menerima sendiri uang dari Nazaruddin. Yulianis menyebut salah satu stafnya, Dewi, pernah menemui Wayan Koster. "Kalau Dewi itu langsung ke Wayan Koster tanpa perantasa," sambunngnya.
Fakta-fakta tersebut menyingkap secara telanjang betapa aliran dana skandal Wisma Atlit direncanakan secara terstruktur, belum lagi kasus Hambalang dan proyek korupsi lainnya.
Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengakui adanya kader yang menyimpang dari etika berpolitik, tidak bersih, tidak cerdas, dan tidak santun. Yudhoyono mempersilakan kader yang tidak patuh pada etika berpolitik untuk keluar dari keanggotaan Partai Demokrat.
“Siapa saja yang tidak mau dan tidak sanggup menjalankan prinsip dan etika perjuangan partai, khususnya politik bersih, lebih baik meninggalkan partai ini. Nama baik, citra, dan kehormatan partai di atas segalanya,” kata SBY dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diselenggarakan di Sentul International Conference Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/7/11).
Selaku Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Yudhoyono menyatakan, akan memimpin langsung pembersihan partai dari kader bermasalah. Dia juga memerintahkan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan seluruh jajaran Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat untuk memimpin dan menyelesaikan kemelut dalam partai.
Menurut pengajar Komunikasi Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto, Partai Demokrat harus segera mengumumkan pemecatan sejumlah kader bermasalah, terutama mereka yang sudah benar-benar terbukti terlibat korupsi. Selain itu, investigasi juga dibutuhkan untuk mengurai kasus-kasus yang diduga melibatkan para kadernya.
Kini dengan terkuaknya aliran dana ke banyak politisi Demokrat di DPR, maka konsistensi SBY dan Demokrat untuk bersih-bersih diri sangat ditunggu. Apakah SBY mau? Ataukah SBY harus menunggu KPK menetapkan status tersangka terlebih dulu?
Jika yang terakhir menjadi pilihan SBY, maka gelombang ketidakpercayaan publik akan sulit dibendung. Sungguh, lebih baik SBY mengambil prakarsa membersihkan Demokrat dari politisi kotor sebelum langit makin mendung, sebelum tiang bendera Demokrat melengkung.
»»  SELENGKAPNYA...

24 January 2012

Kecelakaan Xenia Maut Terletak di Garis Mati

JAKARTA - Halte Tugu Tani yang menjadi lokasi kecelakaan maut yang menewaskan sembilan orang itu, ternyata merupakan lokasi yang bisa membawa malapetaka. 

Hal tersebut diutarakan ahli feng shui Aries Hardjanto, ketika dihubungi okezone, Selasa (24/1/2012). Dia menuturkan, lokasi halte tempat kejadian perkara (TKP) merupakan lokasi lemah yang kerap menimbulkan kemalangan. 

"Jika dilihat dari kompas magnet feng shui, lokasi kejadian memang berada di garis mati. Artinya, garis ini berada di persimpangan delapan mata angin pada kompas tersebut," ujarnya.

Dalam feng shui, menurutnya, lebih dikenal dengan sebutan garis kang wong tu, yang berarti garis mati yang sering kali menarik keburukan dan energi negatif. 

"Jika ada satu tempat yang kebetulan berada di garis persimpangan ini, maka tidak jarang akan kerap dilanda kecelakaan dan kemalangan," tandasnya.

Untuk diketahui, kecelakaan maut tersebut terjadi pada Minggu 22 Januari sekira pukul 10.00 WIB, di halte dekat Tugu Tani, Jakarta Pusat, disebabkan oleh pengemudi bernama Afriani Susanti yang positif menggunakan narkoba selepas pulang dari tiga pesta berbeda bersama tiga teman gaulnya. 
»»  SELENGKAPNYA...

Penjualan Emas Freeport di Papua Turun 27% di 2011

Jakarta - PT Freeport Indonesia berhasil menjual 1,27 juta ounces (1 ounces setara 31,1 gram) emasnya dari tambang Grasberg di Papua selama 2011. Jumlah ini menurun dari penjualan emas di 2010 yang sebanyak 1,76 juta ounces.

Demikian siaran pers kinerja Freeport pada 2011 yang dikutip, Senin (24/1/2012).

"Terlepas dari gangguan operasi di Grasberg (Papua) akhir 2011, kami meraih rekor keuangan di 2011. Kami juga senang akhirnya memperoleh kesepakatan dengan para pekerja di Grasberg dan bisa melanjutkan operasi tambang," kata Presdir Freeport McMoran Richard C. Adkerson dalam penjelasannya.

Dalam siaran pers dijelaskan, PT Freeport Indonesia di tahun ini menargetkan penjualan 930 juta pound tembaga dan 1,1 juta ounces emas. Untuk tembaga, penjualan diprediksi naik dari 2011 yang sebanyak 846 juta pound. Sedangkan untuk emas turun dari penjualan di 2011 yang sebanyak 1,3 juta ounces.

Meskipun penjualan emas dari Papua kapasitasnya menurun dari 1,76 juta ounces di 2010 menjadi 1,27 juta ounces di 2011, namun harga jual emas sepanjang 2011 naik tinggi. Di 2010, harga jual emas Freeport rata-rata adalah US$ 1.271 per ounces, sedangkan di 2011 melonjak menjadi US$ 1.583 per ounces.

Jika dikalikan, maka di 2011 Freeport memperoleh penjualan emas sebanyak US$ 2,06 miliar atau sekitar Rp 18,5 triliun.

Secara keseluruhan, di kuartal IV-2011 laba Freeport anjlok 59% akibat kerusuhan di tambangnya di Timika Papua pada akhir 2011 yang menyebabkan produksi emas dan tembaganya menurun.

Pada kuartal IV-2011, laba Freeport jatuh 59% menjadi US$ 640 juta atau sekitar Rp 5,7 triliun, dari periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 1,55 miliar atau sekitar Rp 13,9 triliun.

Meskipun begitu, sepanjang 2011 Freeport menghasilkan laba sebesar US$ 4,6 miliar atau sekitar Rp 41,1 triliun. Naik dari laba di 2010 yang sebesar US$ 4,3 miliar atau sekitar Rp 38,7 triliun.

Meskipun penjualan emas Freeport dari Papua nilainya besar, namun pemerintah cuma kedapatan jatah royalti 1%. Lalu untuk tembaga pemerintah hanya dapat jatah royalti 1,5%-3,5%. Royalti ini jelas jauh lebih rendah dari negara lain yang biasanya memberlakukan 6% untuk tembaga dan 5% untuk emas dan perak.

Di Indonesia, dalam aturan royalti pertambangan yang ditetapkan Peraturan Pemerintah (PP) No.45/2003 tentang Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku, royalti emas ditetapkan 3,75% dari harga jual kali tonase.

Kontrak karya Freeport ditandatangani pada 1967 untuk masa 30 tahun terakhir. Kontrak karya yang diteken pada awal masa pemerintahan Presiden Soeharto itu diberikan kepada Freeport sebagai kontraktor eksklusif tambang di atas wilayah 10 km persegi di Papua.

Pada 1989, pemerintah Indonesia kembali mengeluarkan izin eksplorasi tambahan untuk 61.000 hektar. Dan pada tahun 1991, penandatanganan kontrak karya baru dilakukan untuk masa berlaku 30 tahun berikut 2 kali perpanjangan 10 tahun. Ini berarti kontrak karya Freeport baru akan habis pada 2041.
»»  SELENGKAPNYA...

IHSG Setop di Angka 4000

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak perlahan-lahan di tengah bursa regional yang sebagian besar masih libur merayakan Imlek. Aksi beli selektif kembali membawa IHSG ke level 4.000.

Pada perdagangan preopening, IHSG menguat 6,663 poin (0,17%) ke level 3.993,148. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 1,674 poin (0,24%) ke level 705,535. Membuka perdagangan Selasa (24/1/2012), IHSG naik 5,667 poin (0,14%) ke level 3.992,182. Indeks LQ 45 menguat 1,185 poin (0,17%) ke level 705,046.

Penguatan IHSG berjalan perlahan-lahan, sehingga pada sesi I, IHSG ditutup menguat 13,671 poin (0,34%) ke level 4.000,186. Indeks LQ 45 juga menguat 3,124 poin (0,44%) ke level 706,985.

Perdagangan berjalan moderat dengan transaksi di seluruh pasar mencapai 53.373 kali sebanyak 1,3 miliar lembar saham senilai Rp 1,1 triliun. Sebanyak 113 saham naik, 79 saham turun, dan 108 saham stagnan,

Sementara bursa Asia-Pasifik sebagian besar masih libur bertransaksi. Namun yang masih buka, sebagian masih menguat hingga sesi pagi berakhir. Indeks Nikkei-225 tercatat menguat tipis 10,60 poin (0,12%) ke level 8.776,50.

Saham-saham yang naik harganya antara lain Trada Maritime (TRAM) naik Rp 20 (2,04%) ke level Rp 1.000, PTBA naik Rp 200 menjadi Rp 19.950, United Tractor (UNTR) naik Rp150 menjadi Rp 28.650, Unilever (UNVR) naik Rp 1.450 (7.09%) ke level 21.900.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain Astra International (ASII) turun Rp 50 menjadi Rp 78.900, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 50 menjadi Rp 7.000, Semen Gresik (SMGR) turun RP 50 menjadi Rp 11.800, BRI (BBRI) turun Rp 100 menjadi Rp 6.950.
»»  SELENGKAPNYA...

2 Butir Ekstasi Dibagi Empat

Jakarta - Ada yang unik dalam pesta narkoba dan minuman keras Afriani Susanti (29) Cs. Mereka membeli dua butir pil ekstasi dan membagi 4 untuk dikonsumsi bersama.

Afriani Susanti (29) dan yaitu Arisendi (34), Denny M (30) dan Adistina P (36) membeli ekstasi dua butir itu dengan cara patungan.

"Sebelum kecelakaan mereka sempat mengkonsumsi ekstasi dua butir di diskotik Stadium. Itu dibagi separo-separo dua ekstasi dibagi 4 untuk empat orang," jelas Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nugroho Aji, Senin (23/1/2012).

Lebih lanjut Nugroho menambahkan, salah satu dari keempat tersangka ada yang menggunakan ganja. "Salah satu dari mereka ada yang menggunakan ganja. Ganja itu didapat dari salah satu teman mereka saat di diskotik Stadium," papar Nugroho.

Afriani adalah pengemudi mobil yang menabrak 13 orang pejalan kaki di Jl Ridwan Rais, Tugu Tani di depan Kementerian Perdagangan, Gambir, Jakarta Pusat, minggu (22/1/2012) siang. Sembilan meninggal dan 4 orang lainnya dalam perawatan akibat luka parah.

Dia adalah warga jalan Ranggang terus No. 142 Sungai Bambu, Jakarta Utara. Kini sudah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.
»»  SELENGKAPNYA...

23 January 2012

Rem Xenia Maut Tidak Blong

Jakarta - Pengemudi mobil Xenia yang
menewaskan sembilan orang, Afriyani
Susanti (29), mengakui bahwa kendaraan
yang dikemudikannya mengalami rem blong.
Namun, hal tersebut dibantah oleh pihak
kepolisian.
"Remnya tidak blong karena tidak ada
bekas rem di TKP," kata Kabid Humas Polda
Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, kepada
wartawan di Unit Kecelakaan Lalu Lintas,
Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu
(22/1/2012) malam.
Senada dengan Rikwanto, Kepala Dirlantas
Polda Metro Jaya, Dwi Sigit Nurmantyas
mengatakan ada beberapa kejanggalan di
TKP. Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan
lanjutan kepada tersangka dan para saksi.
"Dari hasil olah TKP kita merasa curiga dan
ada kejanggalan karena tidak ada bekas
rem, benturan sangat dashyat dan mobil
rusak parah. Kami memandang perlu
pemeriksaan lanjutan kepada pengemudi
dan teman-temannya," kata Dwi
Dwi menjelaskan, pemeriksaan lanjutan
bertujuan untuk mengetahui apakah
tersangka dan saksi menggunakan narkoba
sebelum kejadian. "Hasilnya sedang diolah
pak dokter. Apakah di dalam tubuh mereka
mengkonsumsi obat-obatan terlarang," tutur
Dwi.
Kecelakaan maut yang merenggut sembilan
nyawa pejalan kaki terjadi siang tadi di
Tugu Tani, Jakarta Pusat. Delapan korban
tewas sudah diambil oleh keluarganya dari
RSCM.
Pengemudi mobil Xenia Apriani Susanti sudah
ditetapkan sebagai tersangka dalam
kejadian itu. Polisi belum dapat memastikan
penyebab kecelakaan itu diduga pengemudi
mengantuk.
»»  SELENGKAPNYA...