Showing posts with label Investasi. Show all posts
Showing posts with label Investasi. Show all posts

01 February 2012

Pemerintah Siap Umumkan Daerah tak Layak Investasi

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) akan mengumumkan daerah-daerah mana saja yang tidak layak untuk melakukan investasi.

"Saya akan mengumumkan daerah yang tidak layak untuk investasi. Daerah-daerah tersebut nantinya sering dianggap tidak dapat memberi kepastian bagi kalangan investor dalam memulai bisnis yang maksimal harinya sekitar 17 hari. Dari hasil penelitian sendiri ada beberapa daerah yang tidak baik, karena adanya ketidakkonsistenan dari pihak pemerintah (daerah) yang menjalankan aturan," ujar Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi ketika ditemui di Gedung Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (1/2).

"Akibat dari sikap ketidakkonsistenan, nantinya kita belum membuat reward (hadiah) serta punishment. Kita sendiri akan membuat peringkat, setelah itu akan diumumkan. Nantinya akan dapat info, inilah daerah yang tidak layak untuk melakukan investasi."

Untuk hal tersebut, menurut Gamawan, ada standar yang ditandatangani sekitar 4 Menteri, antara lain Menteri Perdagangan (Mendag), Menteri Hukum dan HAM, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan BKPM. Untuk itu proses izin memulai investasi harus dikeluarkan maksimal harinya sekitar 17 hari.INILAH.COM, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) akan mengumumkan daerah-daerah mana saja yang tidak layak untuk melakukan investasi.

"Saya akan mengumumkan daerah yang tidak layak untuk investasi. Daerah-daerah tersebut nantinya sering dianggap tidak dapat memberi kepastian bagi kalangan investor dalam memulai bisnis yang maksimal harinya sekitar 17 hari. Dari hasil penelitian sendiri ada beberapa daerah yang tidak baik, karena adanya ketidakkonsistenan dari pihak pemerintah (daerah) yang menjalankan aturan," ujar Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi ketika ditemui di Gedung Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (1/2).

"Akibat dari sikap ketidakkonsistenan, nantinya kita belum membuat reward (hadiah) serta punishment. Kita sendiri akan membuat peringkat, setelah itu akan diumumkan. Nantinya akan dapat info, inilah daerah yang tidak layak untuk melakukan investasi."

Untuk hal tersebut, menurut Gamawan, ada standar yang ditandatangani sekitar 4 Menteri, antara lain Menteri Perdagangan (Mendag), Menteri Hukum dan HAM, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan BKPM. Untuk itu proses izin memulai investasi harus dikeluarkan maksimal harinya sekitar 17 hari.
»»  SELENGKAPNYA...

Listrik Byar Pet, Multiply Pikir-pikir Bangun Server di Indonesia

Jakarta - Multiply sudah memastikan untuk memindahkan kantor pusatnya dari Amerika Serikat ke Indonesia pada tahun 2012. Lalu bagaimana dengan server? Nah, untuk hal ini mereka masih mempertimbangkan sembari memikirkan soal ancaman listrik di Tanah Air yang suka byar pet.

Dikatakan Daniel Tumiwa, Country Manager PT Multiply Indonesia, untuk pemindahan kantor pusat Multiply itu sudah dipastikan dan akan dilakukan dalam rentang 12 bulan ke depan. 

"Sekarang kita masih melakukan segala persiapannya, mulai dari menyiapkan struktur organisasi, rencana strategis bisnis, dan berbagai hal lainnya," tukasnya ditemui di Euphoria Lounge, Jakarta, Selasa (31/1/2012).

Hanya saja terkait pembangunan server di Indonesia, Multiply masih belum bisa memastikan. Terlebih jika melihat munculnya streotype listrik byar pet alias gampang turun di Indonesia.

"Sekarang servernya masih di Amerika, masih kita pertimbangkan untuk dibawa ke Indonesia. Seperti kita tahu kan ada isu terkait listrik di Indonesia. Tapi kemungkinannya itu besar sekali," kata Daniel.

Sebelumnya, Irvan Nasrun selaku Ketua Bidang Indonesia Internet Exchange & Data Center Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), berharap Multiply dapat sekalian memboyong servernya ke Indonesia, tak cuma kantor pusatnya. Hal ini sebagai bentuk keseriusan berbisnis dan memajukan potensi e-commerce di Indonesia. 

"Tidak hanya memindahkan kantornya saja, datacenter kita juga sudah siap untuk menerima server Multiply di sini begitu pula infrastruktur kita yang lain bisa dibilang cukup siap," tukas Irvan.

Imbasnya, kecepatan akses Multiply di Indonesia dipastikan bakal meningkat drastis. "Selain itu kerjasama dengan bank di Indonesia untuk transaksi online juga bisa lebih cepat terlaksana. Hal ini tentunya akan menguntungkan buat Multiply," ia menandaskan.
»»  SELENGKAPNYA...