Showing posts with label Nasional. Show all posts
Showing posts with label Nasional. Show all posts

02 February 2012

Rotasi Pimpinan Komisi & Badan Berbasis Kinerja

INILAH.COM, Jakarta - Fraksi Partai Demokrat (FPD) berencana akan melakukan rotasi kepada kader-kadernya yang duduk di pimpinan komisi dan badan di DPR.

Ketua DPP Partai Demokrat Gede Pasek Suardika mengatakan, rotasi yang akan dilakukan di Fraksi Partai Demokrat sepenuhnya merupakan kewenangan dari DPP dan Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono.

"Yang paling tahu itu petinggi-petinggi Partai Demokrat, karena mereka yang menentukan strategi apa dan mana harus diatur dengan baik. Pengaturan formasi itu pertimbangannya berbagai hal," kata Pasek di Gedung DPR, Senayan, Kamis (2/2/2012).

Lebih lanjut, Pasek menjelaskan rotasi yang akan dilakukan oleh FPD dinilai rotasi normal karena masa kerja anggota DPR sudah 1,5 tahun. Rotasi yang dilakukan dipastikan berbasis kinerja dan bukan faktor politis. Salah satu pertimbangan yang akan digunakan dalam rotasi itu adalah segala aspek hukum.

Dalam rotasi itu DPP akan mempertimbangkan segala aspek termasuk aspek kasus-kasus hukum yang saat ini terjadi dalam rencana rotasi FPD nanti. "Pasti semua aspek dipertimbangan, dari kapasistas, formasi, dan lain-lainya," jelasnya.
»»  SELENGKAPNYA...

Menkum HAM Dukung Kamar Seks di Lapas

Jakarta - Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Amir Syamsuddin mendukung pembangunan ruangan khusus bagi narapidana untuk berhubungan intim dengan suami atau istrinya di lapas. Sebab menurut Amir hal ini merupakan suatu hal yang wajar.

"Saya kira dari sudut kemanusiaan, bukan suatu hal yang menimbulkan kontroversi. Itu suatu hal yang wajar," kata Amir dalam jumpa pers 100 hari Amir menjadi Menkum HAM di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (1/2/2012).

Kemenkum HAM masih melakukan kajian terkait rencana pembangunan rumah biologis tersebut. Saat ini pihak kementrian tengah mempersiapkan payung hukum pembangunan rumah biologis ini melalui kajian tersebut. 

Adapun kajian itu dilakukan dengan melibatkan sejumlah tokoh agama dari berbagai lintas agama.

"Karena memang yang selama ini terjadi, adanya tudingan LP mengeksploitir, memanfaatkan situasi itu, kemudian tidak jelas siapa yang berhak," kata Amir.

Lebih jauh Amir mengatakan, kajian pembangunan rumah biologis di Lapas ini berangkat dari tudingan masyarakat yang mengatakan bahwa petugas lapas kerap memanfaatkan kebutuhan biologis narapidana untuk mencari keuntungan.

"Rumah biologis ini hanya diperuntukkan bagi pasangan suami istri yang sah," tutupnya.
»»  SELENGKAPNYA...

01 February 2012

Presiden Dialog dengan Tokoh Agama Papua

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berdialog dengan ketua sinode-sinode gereja di Papua. Presiden mendengarkan pendapat dari para tokoh agama itu untuk mewujudkan Papua yang maju dan damai.

"Presiden menyambut baik, meminta kepada semua pihak yang dipimpin oleh wapres untuk terus mendialogkan kemajuan Papua. Kita wujudkan Papua damai sekaligus bagaimana menyejahterahkan masyarakat Papua," ujar Mendagri, Gamawan Fauzi, yang turut serta dalam pertemuan.

Hal itu disampaikan Gamawan usai pertemuan tertutup Presiden dengan sejumlah tokoh agama di Wisma Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (1/2/2011). Hadir juga dalam pertemuan Wapres Boediono.

Tokoh agama yang hadir yakni Pdt. Lipiyus Biniluk, Dr. Neles Tebay, Pr., Pdt. Jan Pieth Wambraw, Pdt. Isai Doom, S.Th., Pdt. Ronaldly Rionaldo Waromi, S.Th., Pdt. Theopilus Maupa, Pdt. Daniel Sukan, S.Th., Pdt. J. Willem Yance Maury, S.Th., Pdt. Dorman Wandikbo, Pdt. Obednego Mauri, Ev. Mathias Sarwa, Pdt. Yulianus Worabay dan Maurits Rumbekwan, SH.

Dalam pertemuan itu, kata Gamawan, Presiden juga memberi petunjuk agar segera diwujdkan upaya menurunkan harga-harga sejumlah komiditas di Papua.

"Misalkan semen, dan pelayaran sedang dikonkretkan. Sekarang sedang dibuat kajian bagaimana membuat pabrik semen, kapal segera dibeli untuk memperlancar transportasi agar transport tidak mahal," ujarnya.

Gamawan mengatakan, para tokoh agama menyebut ada 9 elemen masyarakat yang harus diajak untuk membangun Papua. Mereka antara lain orang asli Papua, gereja, kepala daerah, Majelis Rakyat Papua dan unsur adat
»»  SELENGKAPNYA...

Persiapan Produksi Mobnas untuk Pedesaan Dimulai Tahun Ini

Jakarta - Kementerian perindustrian (Kemenperin) tahun ini telah menetapkan rencana kerja untuk mengembangkan kendaraan angkutan umum murah di pedesaan yakni pembuatan mobil Pick Up. Kemenperin bekerjasama dengan PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA) mengembangkan mobil yang diberinama GEA.

Dirjen Industri unggulan Berbasis Teknologi Tinggi, Kementerian Perindustrian Budi Darmadi mengatakan telah menetapkan kegiatan prioritas di 2012 salah satunya pembuatan kendaraan roda angkutan barang (pick up) khususnya untuk di Pedesaan.

"Kriteria Pick Up nantinya seperti berdaya mesin 700 cc, konsumsi bahan bakarnya 22 Km/liter," ujar Budi, di Raker kementerian Perindusatrian 2012, Rabu (1/2/2012).

Ditambahkan Budi, ditergetkan harga mobil pick up tersebut harganya Rp 50-55 juta/unit dengan kandungan lokal 60% dan menggunakan merek Indonesia.

"Investasi peralatan produksi nantinya terdiri dari special coating, welding plant (body dan chassis assy), assembly Plant dan dies and mould (body)," ujarnya.

Kementeriannya akan menyiapkan peralatan perbengkelan dan fasilitas peralatan bengkel untuk mendukung Kendaraan angkutan umum murah khususnya di Pedesaan.

Berdasarkan data rencana pengadaan umum kementerian perindustrian 2012 sudah alokasi dana untuk mendukung pengembangan mobil murah bagi masyarakat pedesaan, antara lain:



  • Kajian pasar kendaraan angkutan umum murah (Pedesaan) Rp 200 juta
  • Kajian pengemangan kendaraan angkutan umum murah pedesaan Rp 200 juta
  • Peralatan perbengkelan dalam rangka mendukung pengembangan angkutan umum murah pedesaan Rp 500 juta
  • Pembuatan prototype komponen angkutan umum murah Rp 500 juta
  • Fasilitas peralatan bengkel untuk angkuta umum murah di Jatim Rp 900 juta
  • Special coating Rp 3,5 miliar
  • Welding plant body and chassis Rp 8 miliar
  • Assembly plant Rp 2,5 miliar
  • Body Rp 21 miliar
  • Testing plant Rp 15 miliar
Menteri Perindustrian MS Hidayat sevelumnya menargetkan mobil murah pedesaan paling cepat diluncurkan secara bertahap paling cepat 2013, atau paling lambat 2014. Pemasaran mobil ini rencananya belum akan skala nasional namun per daerah masing-masing.
»»  SELENGKAPNYA...

26 January 2012

UI, Kelas Dunia dan Bayang-bayang Elegan


KOMPAS.com - Wajah Universitas Indonesia menuju kelas dunia mulai diwujudkan. Pembangunan infrastruktur kampus dengan fasilitas tak biasa begitu gencar dibangun di kampus UI Depok seluas 320 hektar.

Perpustakaan pusat UI The Crystal of Knowledge seluas 33.000 meter persegi dikunjungi ribuan orang per hari. Perpustakaan dengan koleksi sekitar dua juta buku dari kapasitas enam juta buku itu menjadi ”magnet” baru.
Seribu komputer layar lebar siap digunakan mengakses informasi dan buku digital. Ada pula restoran waralaba asing, studio musik, ruangan bioskop, ruang rapat, ruangan latihan kebugaran, serta ruangan dansa dan yoga ada di perpustakaan itu.

Bangunan-bangunan baru bakal bermunculan dengan desain modern dan berkonsep ”hijau”. Pusat seni dan budaya dirancang menyerupai Sydney Opera House Australia yang bersanding dengan danau. UI berencana membuka fakultas seni dan desain.

Kelak, di kampus ini juga bakal hadir rumah sakit pendidikan kelas dunia. Bulevar 800 meter dan lebar 55 meter dibangun di muka gedung rektorat. Asrama mahasiswa internasional berkapasitas 2.400 kamar siap dibangun, tetapi ada penolakan dari dalam.

Fasilitas olahraga pun akan dibangun, di antaranya kolam renang standar olimpiade dan lapangan golf. Fasilitas itu diyakini kebutuhan nyata. Bukan mengada-ada.

Perubahan nyata juga ada pada gaji dosen. Kenaikan gaji berkali-kali lipat untuk membuat betah pengajar dan fokus pada pengajaran dan penelitian.

Kampus hijau bakal menjadi ikon UI. Menghadirkan jalur sepeda dan memadukan transportasi kereta api. Bahkan, UI juga menggagas UI Green Metric World University Ranking yang diikuti 178 kampus di dunia, di antaranya Universitas Cornell dan Universitas Berkeley di AS, serta Universitas Nottingham di Inggris.

Rektor UI Gumilar Rusliwa Somantri mengatakan, ia bertekad membuat UI menjadi perguruan tinggi yang diperhitungkan di dunia. Saat ini, UI pada peringkat ke-217 berdasarkan penilaian Quacquarelli Symonds World University Ranking 2011/2012. Posisinya di atas kampus-kampus ternama di India dan Taiwan.

Ambisi UI menjadi kampus kelas dunia memang mengagumkan. Setidaknya, dari paparan yang ada, secara fisik UI akan sangat modern. Gedung- gedung berarsitektur modern dengan fasilitas nomor satu bersanding dengan lingkungan yang hijau nan sejuk. Dan, sebagian sudah diwujudkan.

Di tengah visi kelas dunia itu, muncul seruan agar UI menjadi kampus yang tak elitis. Kampus terdepan yang mengembangkan ilmu dan memegang moral tinggi di tengah kemerosotan moral bangsa yang memilukan.

Di tengah gelora menuju UI berkelas dunia, UI tetap harus mampu menghadirkan tata kelola kampus yang baik. Berbagai indikasi keuangan yang buruk dan berpotensi korupsi pun harus bisa dipertanggungjawabkan kepada publik. Masalah internal juga perlu diselesaikan.

Para guru besar perempuan UI yang tergabung dalam Perempuan Lintas Fakultas untuk Reformasi UI (Pelita UI) memandang masalah otonomi, tata kelola, dan pengawasan merupakan soal penting. Mereka menggarisbawahi, perguruan tinggi sebagai kekuatan moral harus memperjuangkan nilai kebenaran, kejujuran, dan keadilan. Perguruan tinggi harus bebas dari kekuatan politik, uang, dan intervensi.

”Kami sebagai guru besar, pendidik, dan ibu menyatakan bahwa korupsi ancaman bagi pendidikan bangsa,” kata Prof Dr Sulistyowati Irianto. Di tengah visi kelas dunia, UI diuji menyelesaikan masalah internal secara elegan: elok dan rapi.
»»  SELENGKAPNYA...